Warga Pakpak Bharat Sambut Hangat Kehadiran Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 906/Slg

Pakpak Bharat, Harian Basis.com -Masyrakat Kabupaten Pakpak Bharat sambut Hangat Ratusan Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 906/Slg Hadir di Desa , Cikaok , kec, salak , Kab , Pakpak Bharat sumatera Utara.(16/11/2025).

suasana Kekeluargan prajurit dengan Warga Sekitar warnai pada apel Pengecekan Perdana Prajurit Yonif TP 906/Slg di pimpin langsung oleh Komandan Batalyon Letkol Inf Rachmat Shaleh S.H dilapangan balai Diklat cikaok Yang Menjadi Markas Semantara Batalyon Infanteri TP 906. Perwira TNI AD Lulusan AKMIL 2008 yang Telah dipercaya menduduki Berbagai jabatan mulai dari 2008-2018 Pama Yonif Mekanis 203/AK Jakarta, 2018-2019 Pabanda Staf Intelijen Kodam xv/ patimura , 2019- 2022 Pasi Intel Korem 152/Bbl Ternate , 2022-2023 kasi Intel Kontigen Garuda UNIFIL lebanon , 2023-2025 Pabanda Pampers Staf Intelijen TNI angkatan Darat ( Mabesad), 2025 pabandyaminintel staf intelijen Kodam 1/BB , 2025- sekarang Danyonif TP 906/Slg .

Pada Apel Perdana itu juga Rachmat Berpesan Kepada Seluruh Prajurit agar selalu Menjaga hubungan Baik dan selalu siap membantu kesulitan Masyrakat sekitar serta menjunjung tinggi Sumpah Prajurit dan Sapta Marga serta Menghormati kearifan Lokal sebagai mana adat Istiadat Suku pakpak yang Menjadi penduduk Mayoritas Kabupaten Pakpak Bharat. pada Kesempatan itu Rachmat mengucapkan Njuah Njuah di ikuti seluruh prajurit bejumlah 654 Orang personel Yonif TP 906/Slg.

Tokoh masyrakat Desa Binanga Boang , Lukman Bancin mengucapkan terima kasih Banyak Kepada presiden Republik indonesia Prabowo subinato yang Telah Membangun Bataliaon di kabupaten Pakpak Bharat , sembari Mengusulkan Agar kiranya Nama YONIF TP 906/Sanalenggam dirubah menjadi penaman yang mengadopsi kearipan Lokal suku Pakpak .

Lukman Juga Berharap Kepada Seluruh Tokoh Masyarakat pakpak dan Pemerintah kabupaten Pakpak Bharat untuk berperan Aktif mengusulkan Nama Kepada Mentri pertahanan Republik Indonesia agar Berubah menjadi nama yang Bernuansakan Budaya pakpak .

(FP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *