Deli Serdang – Pembangunan gedung SMPN 2 Galang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar. Sejak wacana pembangunan sekolah ini bergulir, penentuan lokasi menjadi polemik yang tak kunjung menemukan titik terang.
Pada Juli 2025 lalu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa konflik terkait SMPN 2 Galang harus segera diakhiri demi menyelamatkan dunia pendidikan. Ia menekankan, Pemkab Deli Serdang diberi mandat penuh untuk menentukan lokasi sekolah baru, sementara Pemprovsu siap mendukung pembangunan gedungnya.
Namun hingga desember
2025, kejelasan itu tak juga muncul. Ketua Aliansi Wali Murid, Aswan Tumanggor,saat dikonfirmasi di galang selasa( 16 desember2025), menegaskan bahwa sebenarnya telah ada kesepakatan bersama. Camat Galang, Budi Pane, tokoh masyarakat,9 kepala desa yg berada disekeliling SMPn2galang,hingga perwakilan wali murid sudah menandatangani persetujuan lokasi pembangunan gedung baru SMPN 2 Galang di kawasan Simpang Rispa.lahan HGU ptpn 4 regional 1, Lokasi itu dinilai paling strategis karena dekat dengan pemukiman siswa dan jarak tempuh serta baik untuk lingkungan anak didiki dalam menimba ilmu.
Meski begitu, muncul kabar berhembus dari Kabid SMP negeri kab deli serdang bahwa lokasi pembangunan sekolah akan dialihkan ke kawasan perkebunan di Tanjung Sporkis lahan HGU juga, Aswan menduga ada “permainan” pihak tertentu yang berusaha menggeser lokasi demi kepentingan yang tidak transparan.
“Kami menolak jika lokasi dipindahkan ke area yang jauh dari jangkauan siswa. Ini jelas tidak mempertimbangkan akses dan aspek lingkungan yang tidak baik untuk anak didik dalam menimba ilmu, sejak awal terjadi persoalan di SMPn2galang dinas pendidikan kab deli serdang tidak bisa menyelesaikan nya dan tidak bisa membela hak-hak siswa-siswi untuk mengejar cita – cita dalam menyongsong masa depan mereka,ini jelas tidak berpihak pada kebutuhan pendidikan anak-anak,dimana program bpk Presiden PRABOWO dan Bpk Bupati deli serdang tentang,Asta cita dan INDONESIA EMAS 2045,oleh sebab itu kami mohon Bpk Bupati menyelesaikan polemik ini,tegas Aswan.
Aliansi Wali Murid merasa Kabid SMP negeri kab deli serdang tidak mampu menyelesaikan polemik SMPn2galang ini,terlihat dari permasalahan slama ini tidak bisa diatasi, khususnya nasip dan masa depan anak didik yang menimba ilmu di SMPn2galang,karena mereka tidak ingin terulang kembali disaat awal direlokasi nya Smpn2galang ke desa pisang pala yang sebelumnya siswa – siswi ada 560 berkurang jadi 320 siswa,banyak berhenti dengan alasan aspek lingkungan tidak baik buat mereka dalam menimba ilmu.
Menurut mereka, semakin lama persoalan ini dibiarkan, semakin besar dampaknya terhadap akses pendidikan ratusan siswa di SMPN 2 Galang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas pendidikan kab deli serdang belum memberikan pernyataan resmi terkait kejelasan lokasi pembangunan SMPN 2 Galang.
(Tim)






