Jakarta – TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah mengirimkan 900 ton bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Minggu (4/1/2026). Bantuan ini dikirimkan secara bertahap sejak akhir November 2025 melalui berbagai alutsista udara, seperti A-400M, C-130J Super Hercules, CN-295, C-212, dan helikopter EC-725/H225M dan AS 332 Superpuma.
Bantuan disalurkan ke sejumlah pangkalan udara dan bandara di wilayah terdampak, antara lain Lanud Soewondo Medan, Lanud Sutan Sjahrir Padang, Bandara Sibolga, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Bandara Lhokseumawe, dan Bandara Rembele. Dari titik-titik tersebut, logistik bantuan diteruskan ke daerah yang paling membutuhkan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
TNI AU terus berupaya maksimal dalam membantu penanganan bencana dengan mengoptimalkan alutsista yang dimiliki. Pengiriman bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan pascabencana di tiga provinsi tersebut.
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., M.Sc., secara terus memantau jalannya operasi bantuan kemanusiaan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang baik antara TNI AU dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Dengan kerja sama yang solid dan upaya maksimal, TNI AU berharap dapat membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk kembali bangkit dan menjalani kehidupan normal. (hen)






