Bunga, 15 Tahun, Hamil 7 Bulan, Pelaku di Laporkan ke Polda Sumut

Sunggal – Malang benar nasib yang dialami gadis berusia 15 tahun ini. Sebutnya namanya Bunga warga Dusun ll Timur jln Tani Asli Gg Asal Desa Tanjung Gusta Sunggal Deliserdang. Ia hamil tujuh bulan namun pelaku tak bertanggung jawab.

Perlakuan pencabulan hingga hamil dilakukan pelaku berinisial AA (27) warga jln Musholla Sunggal Medan Sunggal.

Kasus itu sudah dilaporkan ke Polda Sumatera Utara LP : STTLP/B/1998/XII/2025/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA namun sudah berjalan tiga bulan, belum ada perkembangan.

Surya abang kandung korban menyampaikan masalah adaiknya itu kepada Wartawan Sabtu (14/3/26).

Menurut Surya, masalah yang menimpa adiknya sudah dilaporkan ke Polda Sumatera Utara pada 9 November 2025. Pelaku masih berkeliaran cekikikan, kesan mengecilkan korban dan keluarganya sangat kental terasa.

Menurut Surya, sesuai pengaduan mereka ke SPKT, kejadian pencabulan terhadap adiknya terjadi sejak November tahun 2023.

Sudah terjadi 10 x pencabulan hingga Agustus 2025. Korban diketahui hamil pada bulan November 2025.

Mengingat tak ada etikad baik pelaku untuk menikahi korban, sehingga ibunya Tarmini mengadukan pelaku ke Polda Sumut.

“Kami merasa terpukul atas perlakuan si pelaku, pernah kami minta pertanggung jawabannya, tapi kami malah diancam akan diadukan dengan pencemaran nama baik.

Kami orang susah yang tak punya apa apa, laporan kami ke Polda juga sepertinya kurang direspon. Sehingga pelaku makin menunjukkan kesombongannya.

Tolong kami pak, setiap kami tanyakan kepada juru periksa jawabannya hanya sabar dan sabar.

Kami berharap Polda Sumatera Utara bisa memproses laporan pengaduan kami dan menangkap pelaku” ujar Surya.

Juru Periksa Polda Sumut Bribda Ella Perbiola yang dikonfirmasi Wartawan melalui pesan WhatsApp App Minggu (15/3/26), tak menjawab pesan yang dikirim.

Sama dengan Kabid Humas Polda Sumut, Kombespol Dr Ferry Walintukan yang juga dikonfirmasi di hari yang bersamaan juga diam.

Pesan konfirmasi melalui WhatsApp dibiarkan tak berjawab. Bagaimana kelanjutan nasib korban pasca laporannya ? Tunggu liputannya (Thoemanggor)

Bersambung…..

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *