Sidoarjo- Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala BNN Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto,
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo H. Mufi Imron Rosyadi,
serta sejumlah kepala OPD Sidoarjo berkunjung ke sejumlah kiai, Senin, (30/3).
Ia ajak Kunjungan pertama dilakukan ke Kiai Nur Kholis Misbah pengasuh Pondok
Pesantren Al-Amanah Junwangi Krian.
Kedatangan bupati beserta rombongan pagi
tadi diterima baik oleh Kyai Nur Kholis Misbah di pendopo pondoknya. Sebelumnya
ucapan mohon maaf lahir dan batin disampaikan bupati dan seluruh rombongan.
Beberapa nasehat juga disampaikan kyai kepada bupati. Panjatan doa juga
dilantunkan Kyai Nur Kholis Misbah untuk bupati Sidoarjo.
Usai dari kiai Nur Kholis Misbah, Bupati H. Subandi bersilaturahmi ke Kiai Zaenal
Abidin. Sambutan hangat juga diperlihatkan ketua PCNU Sidoarjo itu kepada
rombongan bupati. Dirumahnya di Desa Wadungasih Kecamatan Buduran itu Kiai
Zaenal Abidin juga menyampaikan beberapa nasehat dan doanya kepada bupati.
Kiai Zaenal Abidin berpesan kepada bupati Sidoarjo agar menjalankan amanah
dengan baik dalam memimpin Kabupaten Sidoarjo. Ia yakin jika amanah itu
dipegang dengan erat maka kebaikan akan selalu menyertai dalam menjalankan
roda pemerintahan.
“Nomer satu amanah yang telah diberikan oleh Allah melalui Pilkada kemarin harus
dijalankan dengan baik, inshalloh ketika amanah itu dijalankan dengan baik, dengan
ikhlas, inshalloh semua akan berjalan dengan baik,” ucapnya.
Disampaikannya juga bahwa Nahdlatul Ulama (NU) akan ikut berperan dalam
pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Ia meminta pemerintah daerah agar pelayanan
kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan. Seperti halnya pelayanan bidang
kesehatan maupun bidang pendidikan harus tetap menjadi perhatian.
“Nahdlatul Ulama akan terus ikut bersama-sama membantu keberlangsungan
pembangunan yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.
Kiai Zaenal Abidin juga menegaskan bahwa hubungan ulama dengan umara selama
ini telah berjalan dengan baik. Bupati selama ini juga kerap kali meminta masukan
dalam menjalankan roda pemerintahan. Bahkan kunjungan ke kantor PCNU Sidoarjo
juga telah dilakukan Bupati H. Subandi bersama jajarannya untuk mendapatkan
pesan dan masukan bagi keberlanjutan pembangunan. Ia juga melihat programprogram pembangunan yang dijalan bupati dan wakil bupati sudah berjalan baik.
Namun ia meminta kebersamaan dalam membangun daerah lebih ditingkatkan lagi.
“Saya pikir secara umum sudah berjalan dengan baik lah (pembangunan), cuma
mungkin perlu dirajut kebersamaan lagi karena bagaimanapun kalau semua bisa
bersatu, bisa rukun, bisa guyub seperti sebuah hadisnya kanjeng nabi Kal bunyanil
wahid, seperti bangunan satu yang kokoh, kalau itu satu bangunan kokoh maka
siapapun yang berteduh disana merasa nyaman,”ucapnya.
Bupati H. Subandi sendiri mengatakan keberadaan para ulama memiliki peran
penting dalam pembangunan daerah. Masukan dan bimbingan ulama menjadi salah
satu modal dalam menjalankan pembangunan dengan baik. Oleh karenanya
hubungan umara dengan ulama harus terus diperkuat. Salah satunya dengan
bersilaturahmi seperti ini.
“Nasihat para ulama sangat kita butuhkan dalam membangun pemerintah daerah,
keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak pernah terlepas dari peran para
kyai,” ujarnya. (Romi)






