SUKABUMI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan perputaran roda ekonomi masyarakat, Subdenpom Persiapan Palabuhanratu bersama Pemerintah Desa Bojongsari, pihak swasta, dan warga setempat sukses merampungkan pembangunan jembatan beton permanen di Kampung Pangimpunan, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.
Jembatanh beton kokoh ini resmi selesai dibangun dan siap digunakan oleh masyarakat luas mulai Kamis, 11 Juni 2026.
Pembangunan infrastruktur penghubung ini berhasil diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan penuh berkat aksi gotong royong yang solid.
Kehadiran jembatan baru ini kini memulihkan mobilitas warga secara langsung antara Kampung Pangimpunan RT 05 RW 06 dan Kampung Cihaur.
Komandan Subdenpom Persiapan Palabuhanratu, Kapten Cpm Ahmad Saipudin Ali, menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan bersama melihat kondisi jembatan kayu sebelumnya yang telah rusak parah akibat dampak bencana banjir dan longsor selama setahun terakhir.
“Kegiatan ini merupakan program sosial non-pemerintah yang murni digerakkan secara swadaya. Kami bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pihak swasta agar warga memiliki akses jalan yang aman demi menunjang aktivitas harian serta jalur logistik ekonomi mereka,” ujar Kapten Cpm Ahmad Saipudin Ali.
Jembatan beton permanen yang baru saja rampung pada 11 Juni 2026 ini memiliki dimensi panjang 13 meter dan lebar 2,5 meter.
Dengan konstruksi yang jauh lebih kokoh, jembatan ini sekarang dapat dilintasi oleh kendaraan bermotor maupun kendaraan pengangkut logistik dengan kapasitas muatan berkisar antara 2 hingga 3 ton.
Kepala Desa Bojongsari, Rahmad Efendi, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas keterlibatan aktif jajaran TNI dari Polisi Militer Angkatan Darat (Subdenpom Palabuhanratu) dalam membantu warga desa.
Ia menegaskan bahwa kehadiran jembatan ini menjadi solusi jangka panjang yang sangat dinantikan oleh warga, mengingat akses sebelumnya sangat berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan.
Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan mampu mendongkrak perekonomian lokal di wilayah sekitarnya.
(Jupri)
