Sidoarjo – 13 Februari 2026 – Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn meresmikan fasilitas
double deck parkir dan kamar operasi bedah jantung terbuka di RSUD R.T. Notopuro
Sidoarjo, Jumat (13/2). Peresmian ditandai dengan penekanan tombol bersama Ketua DPRD
Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasikh, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Dr. Fenny
Apridawati, M.Kes, serta Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi.
Dalam sambutannya, Bupati Subandi menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas tersebut
bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya transformasi pelayanan
publik di bidang kesehatan.
Pembangunan ini selaras dengan visi Kabupaten Sidoarjo untuk mewujudkan daerah yang
maju, sejahtera, dan berkarakter melalui pelayanan publik yang cepat, mudah, serta
berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pengembangan sarana pendukung
rumah sakit menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.
“Rumah sakit modern tidak hanya diukur dari kecanggihan alat medis atau kompetensi
tenaga kesehatan. Kenyamanan akses, ketertiban layanan, serta pengalaman masyarakat
saat menerima pelayanan juga menjadi tolok ukur penting,” ujarnya.
Ia berharap fasilitas baru tersebut dapat memberikan kemudahan akses bagi pasien dan
keluarga, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta mendukung keamanan dan
kelancaran kerja tenaga medis. Selain itu, pembangunan ini diharapkan memperkuat citra
RSUD R.T. Notopuro sebagai rumah sakit yang modern dan humanis.
Bupati Subandi juga mengajak seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan untuk
terus berinovasi, menjaga integritas, serta membangun budaya pelayanan yang ramah,
cepat, dan profesional.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 telah berjalan dengan
baik dan tepat waktu.
Hasilnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat, mengingat RSUD
R.T. Notopuro tidak hanya menjadi rujukan warga Sidoarjo, tetapi juga masyarakat dari
daerah lain seperti Pasuruan, Malang, dan sekitarnya.
Ia menambahkan, pembangunan di RSUD R.T. Notopuro sebagian besar bersumber dari
anggaran mandiri Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Ke depan, jika diperlukan
pengembangan lanjutan, perluasan area direncanakan ke sisi selatan rumah sakit.
Sementara itu, Direktur RSUD R.T. Notopuro dr. Atok Irawan menjelaskan bahwa
pembangunan double deck parkir merupakan bagian dari pengembangan gedung terpadu
yang telah direncanakan sejak lama. Selain pembangunan fisik, pihak rumah sakit juga
melakukan peningkatan sarana prasarana serta sumber daya manusia.
“Kami tidak hanya membangun area parkir, tetapi juga merenovasi beberapa ruangan
menjadi kamar operasi jantung terbuka lengkap dengan fasilitas ICCU, mengingat jumlah
pasien jantung yang terus meningkat,” katanya.
menambahkan, dengan status rumah sakit tipe A, pihaknya akan terus melakukan
pembenahan dan pengembangan layanan. Pembangunan fasilitas kesehatan di RSUD R.T.
Notopuro sendiri telah dilakukan secara bertahap sejak 2014 guna meningkatkan mutu
pelayanan.
Pembangunan double deck parkir juga dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengunjung
yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan tempat parkir di area rumah sakit.
Adapun pembangunan fasilitas ini sebagian besar menggunakan anggaran mandiri BLUD,
dengan nilai pembangunan double deck parkir sebesar Rp24,3 miliar dan gedung operasi
jantung sebesar Rp10,2 miliar.






