Tim Mary Peltola Desak Hakim Tolak Gugatan DOJ Soal Pemilu Senat Alaska

Global0 Dilihat

Amerika, HARIANBASIS.COM – Tim pengacara calon Senator Demokrat Alaska Mary Peltola dan DSCC mengajukan mosi Jumat 24 Oktober 2026 mendesak hakim federal menolak gugatan pemerintahan Trump yang mau memblokir hasil pemilu Alaska kalau petahana Republik Dan S. Sullivan kalah.

mereka menyebut gugatan DOJ itu sebagai serangan pre-emptive yang belum pernah terjadi terhadap pemilu demokratis yang menuntut pejabat menolak sertifikasi kalau dan hanya kalau Peltola menang.

gugatan DOJ sendiri diajukan Kamis lalu dengan alasan ada calon lain bernama Dan J. Sullivan Jr. yang namanya mirip banget dengan Senator Dan S. Sullivan sehingga bisa bikin pemilih bingung dan meminta pengadilan memblokir hasil kalau Dan S. Sullivan tidak menang.

gugatan ini muncul setelah Trump komplain di Truth Social bahwa balapan di Alaska sangat membingungkan dan menyebutnya PENIPUAN serta menuduh Demokrat sengaja pasang calon kembar padahal Dan J. Sullivan Jr. membantah.

Tim Peltola membalas bahwa asumsi DOJ itu menghina pemilih dan tidak sesuai dengan sistem ranked-choice voting Alaska serta surat suara yang sudah bedakan jelas kedua kandidat.

Perlu diketahui Dan J. Sullivan Jr. sempat dicoret dari surat suara Juni lalu karena dianggap tidak beritikad baik tapi hakim Alaska membatalkan keputusan itu dan mengesahkan kampanyenya.

Para ahli hukum menilai gugatan DOJ ini lemah karena pemilu di Amerika dijalankan dan disertifikasi oleh negara bagian bukan pemerintah federal.

gugatan datang kurang dari 2 minggu sebelum Pemilu padahal early voting sudah dimulai.

Cook Political Report menilai kursi Senat Alaska ini toss-up atau ketat banget dan jadi peluang kritis Demokrat untuk rebut kursi dari Republik demi kendali Senat.

9red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *