
Deli Serdang – Program Makanan Bergizi (MBG) untuk sekolah di Deli Serdang kembali menuai sorotan orang tua siswa. Menu MBG yang disalurkan dari Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, dinilai tidak layak dan jauh dari standar kecukupan gizi dengan harga 10 ribu per menu.
Investigasi yang dilakukan oleh awak media Harian Basis.com menemukan bahwa Dapur MBG Mabar tidak memiliki penyaringan dan pembuangan limbah yang memadai, serta tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi pangan. Kepala SPPG Mabar berdalih sudah berkoordinasi dengan korwil dan memiliki rekomendasi dari Dinas Kesehatan.
Camat Bangun Purba, Boby Arianto, berjanji akan menindaklanjuti temuan ini. Namun, kejadian ini bukan pertama kali terjadi dan tidak bisa dianggap enteng, mengingat SPPG Mabar menyediakan 1800 porsi Menu MBG di berbagai sekolah.
Menu MBG yang disajikan oleh Dapur MBG Mabar ini diduga dibawah ketentuan 10 ribu dan bertentangan dengan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional. Dugaaan adanya kesepakatan antara pengawas dengan mitra membuat tidak ada audit yang dilakukan.
Badan Gizi Nasional telah mengintruksikan agar menu MBG sesuai dengan yang diperuntukkan. Kejadian ini menuai pertanyaan dan kecaman dari masyarakat. (Toemanggor)






