Zelensky Lega Peringatan Dini Rudal Rusia dari AS Kembali Berfungsi

Global0 Dilihat

OSLO, NORWEGIA, HARIANBASIS.COM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memastikan sistem peringatan dini serangan rudal balistik Rusia yang dikirim mitra Barat kembali aktif. Kepastian itu disampaikan Zelensky saat lawatan resmi ke Oslo, Selasa (21/10/2026).

Selama sepekan terakhir, sistem tersebut dilaporkan tidak berfungsi. Zelensky sebelumnya mengeluh, Kyiv tidak mendapat info intelijen saat Rusia meluncurkan rudal ke ibu kota. Akibatnya, alarm serangan udara telat berbunyi dan pertahanan udara tidak punya waktu cukup untuk mencegat.”Kami berterima kasih intelijen sekarang bekerja lagi.

Saya bicara soal early warning, ini sangat penting untuk rakyat kami, untuk anak-anak, orang dewasa, warga sipil, karena kami bisa mendengar ketika rudal balistik datang,” kata Zelensky, seperti dikutip Associated Press.

Zelensky menyebut pemulihan sistem terjadi setelah dialog intensif dengan Washington, termasuk percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada hari yang sama.Rubio yang saat itu berada di India membantah AS sengaja memutus intelijen.

Ia mengakui ada rasa frustrasi di kedua belah pihak soal pasokan senjata dan berbagi informasi, namun menegaskan tidak ada perubahan kebijakan di bawah Presiden Donald Trump.Pemulihan intelijen ini bertepatan dengan eskalasi serangan Rusia.

Pada Senin (20/10) hingga Selasa dini hari, Rusia meluncurkan 16 rudal balistik dan lebih dari 200 drone kamikaze yang menghantam infrastruktur energi, klinik, sekolah, stasiun metro di Kyiv, dan permukiman sipil.

Sedikitnya 9 warga tewas, termasuk seorang perempuan 21 tahun, dan puluhan luka-luka.Di Oslo, Zelensky bertemu PM Norwegia Jonas Gahr Støre, Presiden Finlandia Alexander Stubb, dan utusan khusus AS Steve Witkoff. Agenda utama adalah penguatan sistem pertahanan udara dan produksi senjata bersama.

Witkoff sendiri disebut akan terbang ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin pada Rabu (22/10) guna membahas proposal perdamaian 28 poin yang diajukan AS. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut Moskow menghargai upaya mediasi AS.

Sejak perang pecah Februari 2022, sistem peringatan dini dari AS menjadi kunci bagi Ukraina untuk menyelamatkan warga sipil dari serangan rudal balistik yang hanya butuh hitungan menit untuk sampai ke target. (he)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *